Tampilkan postingan dengan label AGAMA ISLAM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AGAMA ISLAM. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 April 2018

TEKS DAKWAH


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillahi rabbil alamin wabihinasta’inwaalaumuriddunyawaddinwassalatuwassalamu ala asrofilambiya’iwalmursalinwaalaalihiwasohbihiajma’inamaba’du
Segala puji kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala nikmatnya yang telah diberikan kepada kita semua. Nikmat sehat, nikmat taufik hidayah inayah, dan nikmat yang paling besar adalah nikmat Iman & Islam. Shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, yang diutus oleh Allah SWT ke muka bumi ini sebagai rahmatan lil alamiin.
Para hadirin yang dimuliakan Allah, pada kesempatan kali ini saya akan membawakan ceramah tentang “Indahnya persahabatan”
Sahabat adalah orang yang selalu membantu kita saat kita susah, dan selalu berbagi baik suka dan duka kepada kita. Sahabat merupakan seseorang yang selalu mendukung, memperingatkan kita dan memberi kita nasehat saat kita membutuhkannya. Untuk itu sebisa mungkin kita harus selalu menjaganya, karena sabahat adalah mutiara. Islam pun menganjurkan kita untuk memelihara persahabatan kita, seperti pada hadits di bawah :
“Sesungguhnya Allah Ta'ala menyukai kelestarian atas keakraban kawan lama, maka peliharalah kelangsungannya.” (HR. Ad-Dailami).

TEKS DAKWAH


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillahi rabbil alamin wabihinasta’inwaalaumuriddunyawaddinwassalatuwassalamu ala asrofilambiya’iwalmursalinwaalaalihiwasohbihiajma’inamaba’du
Segala puji kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala nikmatnya yang telah diberikan kepada kita semua. Nikmat sehat, nikmat taufik hidayah inayah, dan nikmat yang paling besar adalah nikmat Iman & Islam. Shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, yang diutus oleh Allah SWT ke muka bumi ini sebagai rahmatan lil alamiin.
Para hadirin yang dimuliakan Allah, pada kesempatan kali ini saya akan membawakan ceramah tentang  “Sahabat Dunia Akhirat”
Sebagai makhluk sosial, udah bawaan dari bayi kalo kita harus menyesuaikan diri di lingkungan yang baru. Sekolah baru, kelas baru, pastinya ketemu dengan sahabat baru. Minimal punya temen walaupun nggak deket-deket amat. Karena dengan memiliki sahabat, banyak yang bisa dipelajari untuk kebaikan diri dan hidup kita dunia akhirat
Mencari sahabat sejati, pastinya nggak kaya bikin mi instan tiga menit udah kecium aroma nikmatnya. Tapi perlu waktu dan kebersamaan yang lumayan panjang. Nggak cuman fisiknya aja yang kontak, tapi udah melibatkan perasaan dari hati yang paling dalem plus banyak kecocokan satu sama lain sehingga bisa saling melengkapi. Ini yang bikin betah tiap orang untuk terus menjalin persahabatan. Dan yang namanya sahabat sejati, nggak bisa dipukul rata. Beda orang, beda juga karakter sahabat sejatinya.
Kalo perburuan sahabat sejati kita hasilnya nihil, nggak usah bete. Kita bisa jadi sahabat sejati bagi orang lain. Apalagi sebagai seorang muslim, menjadi sahabat sejati bukan semata-mata pengen dihargai balik. Tapi bagian dari kewajiban kita sebagai umat terbaik. Bernilai ibadah pula. Nggak sulit kok. Berikut aturan mainya dalam Islam.

FUNGSI DAN HIKMAH KEPADA HARI AKHIR


FUNGSI BERIMAN KEPADA HARI AKHIR
1.         Menjadikan manusia bersikap hati-hati dalam hidup di dunia sehingga akan selalu taat kepada petunjuk-petunjuk agama dan membatasi diri terhadap kesenangan hidup di dunia.
2.         Berusaha menjadi manusia yang baik selama hidup di dunia, yakni berbakti kepada Allah swt, orang tua, dan berbuat baik terhadap sesama manusia.
3.         Meyakini bagian-bagian dari peristiwa hari akhir, seperti adanya hisab (perhitungan), mizan (tibangan amal), surga dan neraka sebagai konsekuensi sebagai manusia untuk mempertanggung jawabkan semua perbuatan-perbuatanyya selama hidup di dunia.
4.         Menyadarkan manusia bahwa kehidupan di hari akhir adalah tujuan setiap manusia yang hidup di dunia.
5.         Mendorong manusia untuk memperbanyak amal sholeh dan meninggalkan segala larangan-larangan-Nya.
6. Menambah iman serta ketaqwaan kepada Allah SWT
7.    Senantiasa hidup dengan hati-hati, waspada, dan selalu meminta ampunan kepada Allah SWT
8.    Selalu menghiasi diri dengan berzikir kepada Allah SWT sehingga jiwa menjadi tenang.

BUKTI HARI KIAMAT



1. Hari Kiamat Menurut Ilmu Pengetahuan
a. Menurut Geologi
Bumi terjadi dari gas yang berputar (chaos catastrope). Setelah diam gas itu menjadi dingin, maka gas yang berat mengendap ke bawah, yang ringan berada di atas. Melalui proses evolusi yang lama sekali, gas bagian luar mengeras menjadi batu, kerikil, pasir, dan sebagainya, sedangkan bagian tengah masih panas. Zat panas bercampur lava, lahar, batu, dan pasir panas. Bumi beredar karena adanya daya tarik matahari terhadap bumi berkurang. Akibatnya bumi akan bergeser dari matahari sehingga putaran bumi semakin cepat dan akan mengalami nasib seperti meteor (menyala/hancur).
b. Menurut Teori Fisika
Letak matahari kira-kira 150 juta km jauhnya dari bumi, namun sinar matahari sampai ke bumi selama 8 menit 20 detik. Garis tengah matahari = 1,4 juta km, dan luas permukaannya 616 x 1010 km = 622160 km. Menurut ahli fisika energi matahari dipancarkan ke angkasa dan sekitarnya 5,7 x 1027 kalori = 5853,9 kalori/menit dan mampu menyala 50 milyar tahun dengan panas 15 juta derajat celcius.Kalau suatu ketika matahari tidak muncul atau cahayanya redup karena tenaga/sinarnya habis, maka tidak ada angin dan awan yang berakibat hujan tidak akan turun. Selanjutnya gunung-gunung akan meletus, ombak bergulung-gulung, air laut naik sehingga hancurlah bumi ini.

PERTANYAAN DAN JAWABAN TENTANG HARI AKHIR


1.   
·         Pertanyaan 1
Kiamat terbagi menjadi dua yakni besar dan kecil. Menurut kalian apakah yang dapat dilakukan ketika menyikapi kiamat kecil di sekitar kita? Contohnya saja kematian.
·         Jawaban 1
Kematian adalah kepastian. Betapa banyak berita kematian yang sampai di telinga kita, mungkin mengkabarkan bahwa tetangga kita, kerabat kita, saudara kita atau teman kita telah meninggal dunia, menghadap Allah Ta’ala. Akan tetapi betapa sedikit dari diri kita yang mampu mengambil pelajaran dari kenyataan tersebut. Kita tidak memungkiri bahwa datangnya kematian itu adalah pasti. Tidak ada manusia yang hidup abadi. Realita telah membuktikannya. Allah Ta’ala telah berfirman.
Dan hal yang dapat kita lakukan dalam menyikapi hal tersebut adalah :
1.Bersegera dalam bertaubat
Sudah dapat dipastikan bahwa manusia adalah makhluk yang banyak dosa dan kemaksiatan. Seorang manusia yang banyak mengingat kematian, dirinya sadar bahwa kematian senantiasa mengintai. Dia tidak ingin menghadap Allah Ta’ala dengan membawa setumpuk dosa yang akan mendatangkan kemurkaan Allah Ta’ala. Dia akan sesegera mungkin bertaubat atas dosa dan kesalahannya, kembali kepada Allah Ta’ala. Allah telah berfirman,
“Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah bagi orang-orang yang mengerjakan keburukan dikarenakan kebodohannya, kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima taubatnya oleh Allah, dan Allah Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana” (QS. An Nisa : 17)
Maksud dari berbuat keburukan karena kebodohan dalam ayat di atas, bukanlah kebodohan seorang yang tidak mengetahui sama sekali bahwa apa yang dia kerjakan merupakan sebuah keburukan. Orang yang berbuat buruk dan tidak mengetahui sama sekali tidak akan dihukum oleh Allah. Akan tetapi yang dimaksud kebodohan di sini adalah seseorang yang mengetahui bahwa apa yang dia lakukan adalah keburukan, namun dia tetap saja melakukannya lantaran dirinya dikuasai oleh hawa nafsu. Inilah makna kebodohan dalam ayat di atas.
2.Giat dan semangat dalam beribadah kepada Allah
Seorang yang banyak mengingat kematian, akan senantiasa memanfaatkan waktunya untuk beribadah kepada Allah Ta’ala. Suatu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Abdullah Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, “Jadilah engkau di dunia ini bagaikan seorang yang asing atau seorang yang sedang menempuh perjalanan yang jauh”, mendengar sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ini, lantas Abdullah ibnu Umar berkata, “Jika engkau berada di sore hari jangan engkau tunggu datangnya pagi hari, jika engkau berada di pagi hari jangan engkau tunggu datangnya sore hari, pergunakanlah waktu sehatmu (dalam ketaatan kepada Allah) sebelum datangnya waktu sakitmu, dan pergunakanlah waktu hidupmu sebelum kematian datang menjemputmu.” (HR. Bukhari)
3.Rasa qana’ah di dalam hati
Allah Ta’ala akan menanamkan rasa qana’ah di dalam hati seseorang yang banyak mengingat kematian. Rasa qana’ah yang membuat seseorang merasa cukup terhadap setiap pemberian Allah Ta’ala, bagaimanapun dan berapapun pemberian Allah.
Seseorang yang banyak mengingat kematian, meyakini bahwa segala pemberian Allah dari perbendaharaan dunia adalah titipan dari Allah. Seluruhnya akan diambil kembali oleh Allah, dan akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah Ta’ala atas seluruh pemberian tersebut.
·         Pertanyaan 2
Selanjutnya, saat kiamat dikatakan bahwa orang-orang kafir masih hidup. Kemudian juga dikatakan datangnya Imam Mahdi maupun Nabi Isa as. Dalam jangka waktu tersebut saya mendengar adanya waktu tenang. Lantas bagaimanakah nasib orang yang masih hidup pada waktu tenang tersebut ketika agamanya sudah diluruskan oleh nabi Isa? Apakah taubatnya diterima?
·         Jawaban 2
Pertama, harus diketahui dulu apa itu masa tenang. Masa aman/tenang ini mulai terjadi di akhir masa kehidupan Nabi Isa dan Imam Mahdi, yaitu setelah Nabi Isa menghancurkan salib, membunuh babi, menolak upeti dan melimpahkan harta sehingga tidak seorangpun yang mau menerima pemberian (hibah). Kemudian Nabi Isa memadamkan segala sebab peperangan, dan manusia akan hidup dalam suatu masa yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Maka terhapuslah rasa iri, dengki dan permusuhan, setiap binatang berbisa tidak lagi berbisa, hingga seorang anak yang memasukkan tangannya ke mulut ular akan merasa aman, serigala yang bersama domba tidak akan menerkam, binatang buas seperti singa dan lainnya akan menjadi jinak, bumi akan menebarkan keberkahan dan menurunkan kebaikannya.
Lantas pada saat itu apakah masih diterima taubat dari seorang hamba-Nya? Jawabannya adalah masih. Mengapa? Menurut firman Allah dalam Q.S Al An’am : 158
يَوْمَ يَأْتِي بَعْضُ آيَاتِ رَبِّكَ لا يَنْفَعُ نَفْسًا إِيمَانُهَا لَمْ تَكُنْ آمَنَتْ مِنْ قَبْلُ أَوْ كَسَبَتْ فِي إِيمَانِهَا خَيْرًا
“Pada hari datangnya sebagian tanda-tanda Tuhanmu tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya” [QS. Al-An’am : 158].
Ini menunjukkan bahwa pintu-pintu taubat masih dibuka hingga datangnya salah satu tanda-tanda datangnya kiamat besar yaitu terbitnya matahari dari barat seperti hadist rasulullah yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim.
Rasulullah tidak menjelaskan tentang urut-urutan datangnya hari kiamat secara mendetail tapi beliau memberi penggambaran yang cukup jelas bahwa tertutupnya pintu taubat itu terjadi sesaat setelah matahari terbit dari barat. Sehingga pada saat kedatangan nabi Isa as dan Imam Mahdi (pada masa-masa tenang) masih belum terjadi salah satu tanda-tanda kiamat besar berupa terbitnya matahari dari barat dan pintu taubat masih dibuka bagi para mukmin yang ingin bertaubat.
2.      
·         Pertanyaan
Bagaimanakah proses kemunculan dajjal? Dan kiranya apa saja hal yang menyangkut datangnya dajjal tersebut?
·         Jawaban
Dajjal diyakini merupakan seorang manusia yang sudah hidup sejak zaman nabi Ibrahim dan karena Allah menangguhkan ajalnya (seperti halnya Iblis) ia tetap masih hidup hingga saat ini, dipenjarakan di sebuah tempat yang masih menjadi misteri.
Dalam beberapa hadist dijelaskan bahwa asal usul dajjal adalah seorang keturunan Yahudi.Ia lahir dari orang tua yang postur tubuhnya tinggi gemuk dengan hidung sangat mancung menyerupai paruh burung. Secara lebih lengkap, Imam Al Barzanji juga pernah menyebut jika asal usul moyang dajjal adalah seorang dukun Yahudi (Syaqq) yang kawin dengan wanita dari keturunan jin. Moyang dajjal ini hidup di zaman Nabi Sulaiman AS. Oleh nabi Sulaiman, si moyang dajjal dan istrinya yang berasal dari golongan jin disebutkan sempat dipenjarakan dan ditangkap karena ulahnya dalam merusak akidah umat. Adapun terlepas dari pendapat Imam Al-Barzanji tersebut, asal usul dajjal hingga kini tetap saja masih misterius, mengingat sumber referensi dan hadist yang membahas hal ini memang sangat terbatas.
Ciri-ciri dajjal dalam sebuah hadist sahih yang diriwayatkan oleh Muslim menyebut bahwa Rasulullah pernah bersabda jika dajjal merupakan orang yang memiliki ciri-ciri mata kirinya buta, rambutnya lebat dan keriting, tampak selalu awet muda, badannya besar agak kemerahan sehingga jika dilihat dari belakang ia seolah-olah tampak seperti dahan kayu yang rimbun. Sedangkan dalam hadist At-Tabrani, ciri-ciri dajjal yang paling kentara disebutkan terletak pada mata dan dahinya. Mata kiri dajjal buta, sedangkan mata kanannya tertonjol keluar, berwarna kehijauan, dan berkelip-kelip laksana bintang gemintang. Adapun pada dahi dajjal juga terdapat susunan huruf Kaf-Fa-Ro yang jika di sambung akan membentuk kata “Kafir”. Tulisan pada dahi dajjal ini hanya dapat dilihat dan dibaca oleh orang-orang yang memang benar-benar murni keislamannya. Dajjal tidak akan pernah bisa lepas dari penjara yang ada karena selain dirantai, ia juga dijaga oleh seekor binatang besar bernama Al-Jassasah. Ia baru akan lepas dari penjara dan keluar dari pulau tersebut jika Allah sudah menghendakinya. Dajjal akan bebas pada sebuah masa yang sudah sangat dekat dengan kehadiran hari akhir yang dijanjikan. Karena pulau yang disebutkan menjadi penjara dajjal berada di belahan timur bumi (beberapa versi menyebutkan pulau tersebut terletak di sekitar India), maka dajjal pun akan muncul dari timur. Ia diizinkan oleh Allah untuk keluar dan menjelajah sekeliling dunia dan menyebarkan fitnah dan ajarannya. Ia akan melakukan tipu daya pada orang-orang yang hidup di zaman itu sehingga mereka mengakui bahwa dirinya adalah Tuhan. Orang yang kuat imannya akan berani menentang ajaran tersebut meski nyawanya dipertaruhkan, sedangkan bagi orang yang imannya lemah, ia akan menurut dan menjadi pendukung dan hamba dajjal. Dajjal dibekali dengan kekuatan yang luar biasa besar oleh Allah. Segala kesenangan hidup akan dikaruniakan kepadanya. Seluruh mahluk langit dan bumi akan tunduk pada perintahnya. Adapun dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa sebelum kemunculan dajjal, manusia akan diuji dengan kemarau panjang selama 3 tahun berturut-turut. Kemarau ini membuat bahan pangan menjadi sangat langka sehingga musibah kelaparan merajalela di mana-mana. Di saat manusia tengah kelaparan dan membutuhkan pertolongan inilah, asal usul dajjal datang dengan membawa fitnahnya. Dajjal akan menunjukan kesaktiannya. Ia akan mendatangkan hujan dengan mudahnya. Ia akan menumbuhkan berbagai tanaman sebagai sumber makanan bagi para hambanya yang mengakui bahwa dirinya adalah Tuhan semesta alam. Mereka tetap tak akan mau mengakui dajjal sebagai Tuhannya hingga khusnul khotimah menjemput. Fitnah asal usul dajjal akan terus berlanjut pada masa 40 hari setelah kemunculannya pertama kali. Ia akan terus menguji keimanan manusia di akhir zaman hingga pemisah antara umat Islam sejati dan umat yang kafir benar-benar terlihat jelas.

Selasa, 03 Maret 2015

Manfaat Dzikir Bagi Manusia

Seperti yang sudah di ketahui dzikir mempunyai manfaat secara tidak langsung maupun langsung. Berikut adalah berbagai manfaat yang didapatkan setelah berdzikir”.
  1. Menenangkan hati dan pikiran
Membuat hati dan pikiran kosong dan memfokuskan Kepada Allah tentu akan melegakan kinerja otak walaupun sebentar, cukup untuk membuat otak dan perasaan.
  1. Kemenangan dan kekuatan
Dengan mengingat nama Allah dan meminta pertolongannya secara tidak sadar kemampuan seseorang menjadi naik mungkin hal yang tidak mungkin terjadi namun seperti pepatah Islam berkata apa yang terjadi maka terjadilah hal tersebut secara logika tidak mungkin terjadi tapi bila Allah berkehendak maka terjadilah. Hal ini sering di lakukan oleh Ali Bin api Thalib sahabat Rasulullah SWT selalu berdzikir sebelum perang walaupun tentaranya sedikit dan tidak cukup kuat namun seperti Anda tahu Kerjaan Islam sendiri dahulunya sampai ke tanah Eropa.

Minggu, 04 Januari 2015

NERAKA

NERAKA 


1. Huthamah
2. Hawiyah
3. Jahannam4. Jahim
5. Saqar
6. Sa'ir
7. Wail

SURGA

SURGA 


1. Surga Firdaus
2. Surga Adn
3. Surga Na'iim
4. Surga Ma'wa
5. Surga Darussalam
6. Surga Daarul Muqoomah
7. Surga maqoomul Amiin
8. Surga Khuldi

SYARAT AKIKAH

Syarat-syarat akikah:
  • Berniat akikah ketika menyembelih.
  • Hendaklah binatang tersebut tidak ada cacat yang boleh mengurangkan dagingnya serta sampai umur  2  tahun
  • Berdoa semasa hendak menyembelih:
"Dengannama Allah, Allah MahaBesar.Ya Allah, binatanginidaripada-Mu dankembalikepada-Mu, iniakikah …" (menyebutnamaanak).
  • Menyembelih ketika matahari sedang naik.
  • Daging akikah dimasak terlebih dahulu sebelum disedekahkan.
  • Tidak mematah-matahkan tulang-tulang daripada binatang akikah, hanya mencerai-ceraikan sendi-sendinya.
  • Menyedekahkan daging akikah kepada fakir miskin.
  • Memasak daging akikah dengan cara gulai manis untuk dihidangkan kepada tetamu.


Perbedaan antara Korban dan Akikah


Terdapat beberapa perbedaan antara korban dengan akikah:

  • Akikah tidak terikat pada masa tertentu, sedangkan korban dilakukan pada masa-masa tertentu, yaitu selepas sembahyang dan khutbah Hari Raya Aidil adha hingga 13 Zulhijah.
  • Daging akikah boleh diberikan kepada orang kaya sedangkan daging korban hanya boleh diberi kepada fakir miskin.
  • Akikah dilakukan untuk menyambut kelahiran anak sebagai tanda kesyukuran kepada Allah, sedangkan korban dilakukan karena memperingati peristiwa pengorbanan Nabi Ibrahim dan anaknya, Ismail.
  • Daging korban sunat disedekahkan secara mentah, sedangkan daging akikah sunat di sedekahkan setelah dimasak

HIKMAH AKIKAH

Akikah mengandung beberapa hikmah, antara lain:
Sebagai tanda kesyukuran kita kepada Allah kerana telah dikaruniai anak.
Untuk mengisytiharkan kepada masyarakat umum tentang anugerah yang dikurniakan oleh Allah.
Untuk mengenalkan kehidupan anakdengan perkara-perkarakebaikan. 
Meningkatkan hubungan silaturrahim antara masyarakat dengan keluarga yang dikurniakan anak.
Melahirkan rasa kegembiraan kerana mendapat zuriat yang menepati sunnah Rasulullah

Senin, 10 November 2014

MACAM SURGA DAN NERAKA

MACAM-MACAM NERAKA

1. NERAKA HAWIYAH
2. NERAKA JAHIM
3. NERAKA SAQAR
4. NERAKA LAZZA
5. NERAKA HUTHAMAH
6. NERAKA SA’IR
7. NERAKA WAIL
8. NERAKA JAHANAM

MACAM-MACAM SURGA

1. SURGA FIRDAUS
2. SURGA ’ADN
3. SURGA NAIM
4. SURGA MA’WA
5. SURGA DARUSSALAM
6. SURGA DARUL MUQAMAH
7. SURGA AL-MAQAMUL AMIN
8. SURGA KHULDI

Senin, 29 September 2014

SOAL AGAMA ISLAM BAB IMAN KEPADA HARI AKHIR KELAS 9 SEMESTER I


1.      Percaya kepada hari kiamat atau hari akhir merupakan rukun iman yang ke…
a.       Dua           b. Tiga             c. Empat          d. Lima
2.      Alam yang menjadi batas antara alam dunia dengan alam akhirat disebut alam…
a.       Mahsyar
b.      Malakut
c.       Barzakh
d.      Akhirat
3.      Hari kiamat ditandai dengan tiupan sangkakala. Malaikat yang bertugas meniup sangkakala adalah…
a.       Malaikat Jibril
b.      Malaikat Israfil
c.       Malaikat Munkar
d.      Malaikat Nakir
4.      Tiupan sangkakala yang kedua, manusia dibangunkan dari kuburnya. Peristiwa ini disebut…
a.       Yaumul Ba’as
b.      Yaumul Mizan
c.       Yaumul Hisab
d.      Yaumul Akhir
5.      Hari perhitungan amal perbuatan manusia selama hidup di dunia disebut…
a.       Yaumul Jaza’
b.      Yaumul Hisab
c.       Yaumul Mizan
d.      Yaumul Ba’as

Selasa, 16 September 2014

HADIS

Beberapa istilah yang kita ketahui dan pahami berkaitan dengan hadis yang dike. mukakan oleh para ahli hadis, antara lain :


  1. Hadis adalah segala sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW baik berupa perkataan, perbuatan, pengakuan, atau sikap (taqrir) maupun sifat beliau.
  2. Khabar adalah pendapat sahih yang hampir searti dengan hadis, tetapi ada pula yang mengatakan berbeda. Hadis itu berasal dari Rasulullah, sedang khabar datangnya dari selain Rasulullah.
  3. Sunah merupakan konvensi sebagian ulama hadis. Namun, pendapat lain mengatakan bahwa hadis dikhususkan dengan perkataan, perbuatan, pengakuan, atau sifat Rasulullah sendiri.